GERAKAN MASYARAKAT: KELAS REMAJA DI PONDOK PESANTREN NURUL KHOLIL

Penyuluhan kesehatan kelas remaja

Tenaga kesehatan dipuskesmas poncogati tak henti-hentinya untuk memberikan pendidikan kesehatan bagi masyarakat disekitar nya.  Pendidikan kesehatan kali ini ditujukan kepada khususnya remaja putri. Hal ini dilakukan karena remaja putri sangat rentan  terhadap berbagai  macam  masalah kesehatan sehingga dengan diadakan pendidikan kesehatan ini untuk menambah wawasan para remaja putri terhadap pencegaha penyakit. Pendidikan kesehatan kali ini bertema “Remaja Sehat, Remaja yang Terhindar dari: Merokok, Narkoba, Kenakalan Remaja, PMS (Penyakit Menular Seksual), Pernikahan Dini, HIV AIDS”.  Pendidikan kesehatan ini dilakukan secara rutin didesa poncogati, pada tanggal 13 Juli 2018 pada hari jumat penyuluhan bertempat diPondok Pesantren Nurul Kholil diaula pesantren. Kegiataan diikuti santri yang berjenjang Madrasah Aliyah.

Para santri yang  mengikuti kegiatan sangat antusias terhadap materi yang disampaikan. Hal ini dikarenakan para tenaga kesehatan yang menyampaikan materi dengan enjoy dan penyampaian yang menggunakan bahasa sederhana sehingga materi yang disampaikan   lebih mudah dipahami.  Pemateri memberikan pendidikan kesehatan melalui media booklet yang menarik disertai  gambar-gambar yang sesuai dengan materi yang disampaikan.

Inti dari materi yang disampaikan mengenai rokok, rokok merupakan zat adiktif karena membuat para penggunanya mengalami kecanduan. Perilaku merokok juga menimbulkan dampak negatif bagi penggunanya terutama masalah di saluran pernafasan seperti ISPA. Tak hanya bagi orang yang merokok hal ini lebih berbahaya bagi para perokok pasif (orang disekitar yang menghirup asap dari perokok aktif).

Materi selanjutnya mengenai narkoba, kenakalan remaja, PMS, serta HIV AIDS. Keempat materi tersebut saling berkaitan dan berhubungan. Berawal dari pergaulan bebas yang akan memicu seorang anak untuk mencoba obat-obatan terlarang (narkoba), selanjutnya pergaulan bebas tersebut bisa menyebabkan seseorang terkena penyakit menular seksual (PMS) yang akan berakhir dengan terjangkitnya virus HIV AIDS. Materi yang terakhir mengenai pernikahan dini, pernikahan dini juga memberikan dampak negatif bagi ibu maupun calon bayinya. Hal ini dikarenakan pernikahan dini dilakukan pada mereka yang umurnya belum cukup umur untuk melakukan pernikahan pada umumnya. Dengan adanya kegiatan pendidikan kesehatan remaja yang telah dilakukan diharapkan para remaja lebih berhati-hati dalam pergaulan sehari-hari nya karena hal ini akan berdampak negatif bagi dirinya sendiri. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *